Pejuang Doa

Pesan dari Berbagai Sumber

Jumat, 05 Juni 2026

Bukalah Pintu bagi Kristus. Bukalah Pintu Hati Kalian, agar Kalian Dapat Menyambut-Nya dengan Kekuatan Kasih Kalian

Pesan dari Ratu Rosario kepada Gisella di Trevignano Romano, Italia pada 30 Mei 2026

Anak-anak-Ku,

Akulah Dikandung Tanpa Noda, dan Aku ingin memberi kalian bimbingan dalam perjalanan iman kalian.

Hidup Kristiani harus selalu diarahkan pada penantian akan Kristus. Karena alasan ini, Aku mengajak kalian untuk hidup dalam kepercayaan dan dengan harapan yang besar. Biarkan diri kalian dibawa ke dalam pelukan Bapa Surgawi kalian dengan kepasrahan seorang anak; maka setiap hari di masa yang menyakitkan ini akan kalian jalani dengan ketenangan dan sukacita, karena penderitaan saat ini tidak sebanding dengan kemuliaan yang menanti kalian ketika Kristus menyatakan Diri-Nya kepada kalian.

Hari ini Hati-Ku berdarah melihat betapa Komuni sakrilegi semakin tersebar luas, karena banyaknya orang yang mendekat untuk menerima Yesus dalam Ekaristi sementara berada dalam keadaan dosa maut, tanpa mengaku dosa. Oleh karena itu, semoga jiwa kalian dipenuhi dengan rahmat dan kekudusan, sehingga kalian dapat menyambut Yesus secara layak ketika Ia memberikan Diri-Nya kepada kalian dalam Sakramen Kasih-Nya.

Bukalah pintu bagi Kristus.

Bukalah pintu hati kalian, agar kalian dapat menyambut-Nya dengan kekuatan kasih kalian.

Yesus menuntun kalian menuju kesempurnaan kasih; karena alasan ini, Aku meminta kalian untuk menyambut-Nya dengan kasih yang sama seperti yang Ia rasakan bagi kalian.

Sekarang Aku memberkati kalian, dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.

Refleksi atas pesan tersebut:

Bunda Maria datang kepada kita hari ini dengan salah satu gelar-Nya yang paling indah, Sang Dikandung Tanpa Noda, justru untuk mendesak kita agar meneladani Dia dalam cara hidup yang tak bercela.

Kasih antara dua orang yang saling mencintai tidak akan pernah bisa timpang; karena alasan inilah, Maria mengajak kita untuk mengasihi kesempurnaan, untuk mengasihi Yesus dengan kasih yang sama seperti Ia mengasihi kita.

Pesan ini adalah sebuah undangan untuk mengangkat pandangan kita ke surga, untuk mengingatkan kita akan tujuan sejati kita: Firdaus.

Dan demikianlah, meskipun saat ini kita hidup dalam kepayahan karena duka cita, apakah semua itu berarti jika dibandingkan dengan sukacita yang menanti kita saat kita melihat Yesus?

Marilah kita juga mengulangi apa yang dikatakan Santo Fransiskus dari Assisi dengan penuh sukacita: “Begitu besarnya kebaikan yang kunantikan, sehingga setiap duka cita menjadi kegembiraan bagiku.”

Sumber: ➥ LaReginaDelRosario.org

Teks di situs web ini telah diterjemahkan secara otomatis. Mohon maaf atas kesalahan apa pun dan lihat terjemahan bahasa Inggrisnya