(Marcos): (Tuan Puteri datang bersinar, dengan gaun emas yang sangat cantik, Mahkota Dua Belas Bintang menyinarkan CAHAYA. Di tangan kanan sebuah Tongkat Ratu, dan di tangan kiri sebatang Rosari bermanik-manik emas)
"- Anak-anaku, terima kasih atas doa-doa kamu. Hari ini, ketika kamu memandang PenyerahanKu ke Kuil, Aku ingin berkata kepada semua kalian:
Damai! Damai!!! Damai!!! Hari ini umat manusia mencari makna sebenarnya dari Damai dan tidak dapat menemukannya. Damai adalah Kepatuhan Sempurna terhadap Kehendak TUHAN!
Pada usia tiga tahun, Aku menjadi Ratu Damai, kerana sejak saat itu, Kehendak TUHAN telah penuh terlaksana dalam diriKu. Aku menerima dan melaksanakannya dalam hidupKu. Jika kamu juga menerima dan melaksanakan Kehendak TUHAN, kamu akan menjadi utusan dan alat-alat Damai yang tidak dimiliki dunia, kerana dunia itu tidak melakukan Kehendak TUHAN dengan kasih sayang.
Aku mengundang semua kalian untuk menyerahkan hati-hati kamu kepada Aku, supaya Aku dapat menyampaikannya ke Tuan seperti yang telah dilakukan terhadap Dia.
Aku mengajakmu, dengan cara khusus, kepada pemuda-pemudi yang masih bisa menumpukan seluruh hidup mereka untuk KEBAKTIAN ILAHI dan mencintai, memuji, memberkati serta merespon Dia.
Hendaknya pemuda-pemudi melihat kepada Aku! dan dipenuhi dengan kasih sayang, harapan, iman, dan keinginan suci untuk mencintai dan memberkati TUHAN dengan hidup mereka!
Jika kamu mencintai TUHAN lebih daripada diri sendiri, lebih daripada dunia! kamu akan hidup abadi sebagai bunga-bunga yang ditanam oleh Aku di dunia ini, kemudian dipetik dan dibawa oleh Aku ke Abal-Abal. Aku mengajakmu untuk menjadi mawar-cinta di dunia ini!
Doakan rosario setiap hari dengan penuh taat setia, cinta dan persekutuan. Ia akan membawa kamu ke pemisahan yang lengkap dari diri sendiri, serta pengabdian sepenuhnya kepada Aku, supaya Aku dapat membimbingmu ke TUHAN.
Aku adalah Ibu mu, dan Aku selalu di sisi kamu setiap hari, serta melihat banyak penderitaanmu.
Doakan untuk Paus Yohanes Paulus II, kerana dia menderita sangat, dan kesehatannya semakin lemah. Hanya kekuatan doa yang besar, meninggalkan dunia menuju surga, dapat mencapai Anugerah dari Yang Maha Tinggi supaya dia tidak pingsan sebelum jamnya.
Anak-anaku, AKU CINTA kamu dan Aku mengundangmu untuk menjadi Utusan DamaiKu ke dunia. (Catatan - Marcos): ("...dan menaikkan Mahkota Emas-Nya yang di ujungnya ada sebuah Salib kecil, serta di tengah-tengah Salib itu ada Hati kecil, Ia menggambarkan Tanda Salib")Aku memberkatimu dalam Nama Bapa. Anak. dan Roh Kudus"(Catatan - Marcos): (Tanda Salib tersebut bersinar dan salib itu pecah menjadi serpihan-serpihan yang seperti cerita pada orang-orang yang hadir. Kemudian Ia menyentuh kepalaku dengan Mahkota, tetapi Ia tidak menjelaskan apa-apa)